Friday, February 25, 2011

Jalan Kaki Menyenangkan!

Tahukah anda, ketika saya pergi dengan pacar saya kami selalu menggunakan transportasi umum? Seperti angkot. Dan sepertinya hanya angkot. Tetapi Bandung kini sedang tidak bersahabat, macet dimana-mana, dan itu membuat saya jadi ngerasa berada di rumah sendiri. Lah gimana ngga. Plat nomer aja kebanyakan B. Dan panasnya ituuuu udah ngebakar kulit dan harus pakai krim dengan SPF kemana-mana.
Menyebalkan ya?
Tapi ada alternatif lain. Daripada naik angkot udah mah bau keringet orang2 yang hareudang di dalem angkot, macet pula, bayar pula.. Kenapa tidak jalan kaki?
Well, mungkin banyak alasan ya untuk tidak jalan kaki. Memang banyak ruas jalan di Bandung yang tidak memiliki trotoar, sehingga para pejalan kaki (seperti saya) merasa tidak nyaman dan aman. Takut keserempet motor lah, diklaksonin mobil lah, karena semua berebut untuk mendapatkan tempatnya masing-masing. Dan bodohnya adalah, ketika saya menemukan trotoar di jalan raya yang cukup besar (Siliwangi, Cihampelas) pengendara motor suka naik ke trotoar dan mengambil jatah para pejalan kaki. Hei bodoh! Ini trotoar! Dengan tegel merah bata dan ornamen seadanya, ketinggiannya biasanya kurang lebih 20cm dari permukaan jalan raya. Bukankah itu cukup jelas untuk membedakannya dengan jalan raya! Bodoh! Kadang saya suka berhenti tepat di depan mereka (para pengandara motor yang tolol), lalu saya bilang, "Ini trotoar mas." Dan seringkali mereka senyum masam malu atas ketololannya sendiri. Ingin rasanya saya nendang motor mereka sampai jatuh ke jalan raya. Tapi dipikir-pikir saya takut juga ternyata mereka geng motor terus kepala saya ditebas pake samurai.
Walau bagaimanapun, jangan kapok untuk berjalan kaki. Saya sarankan sih, jalan kaki itu enaknya di sekitaran Jalan Cipaganti. Suasananya lebih dingin entah karena memang banyak tumbuh pohon-pohon besar yang rindang, atau karena aura mistis dari rumah-rumah peninggalan Belanda yang harganya milyaran namun tidak ada penghuni nyatanya. Hiiiiiiyy.. Lagipula trotoar disini nyaman, jarang ada pengendara motor tolol. Ditambah seru juga ngamati rumah-rumah Belanda yang kebanyakan rumahnya diberi nama. Jadi kepikiran ntar juga kalau saya punya rumah mau dikasih nama ah.
Apalagi yang menyenangkan dari jalan kaki?
-Lebih banyak mellihat sekitar
Terkadang kalau kita naik kendaraan, kita suka melihat sekitar, tapi apa daya kecepatan kendaraan yang kita naiki adalah 40km/jam. Sehingga kita cuma liat selewat-selewat. Dan ada beberapa hal yang baru kita, ketika kita jalan kaki. Padahal sehari-hari kita lewat situ tapi pakai kendaraan.
-Lebih banyak waktu untuk bercerita dan mendengarkan
Ini berlaku kalau kita jalan kakinya sama temen-temen atau sama pacar kita. Cerita dan mendengarkan akan lebih fokus. Karena memang tidak ada hal lain yang perlu difokuskan seperti: menyetir, atau jika naik kendaraan umum, kadang kita males juga ngobrol karena tante-tante di sebelah ternyata nguping.
-Lebih sehat
Pastinya! Kaki kita gerak, badan kita gerak, keringet keluar, konon bikin betis gede sih, tapi apa bedanya sama treadmill? kenapa treadmill laku di pasaran kalau efeknya hanya membuat betis besar? Jadi pasti lebih banyak manfaatnya dong daripada negatifnya?
-Hemat ongkos
Ini super kerasa di kala kita memang sedang pengiritan dan ga punya duit.
-Go green! 
Sebenernya saya ga suka sih kata-kata go green. Soalnya kayanya udah overrated banget. Dan kadang-kadang orang gembar gembor go green tapi ga melakukan sesuatu yang melindungi lingkungan. Contoh: Mereka beli tasa Anya Hindmarch yang "I'm not a plastic bag" cuma gara2 Victoria Beckhams pake itu dan masuk GoGirl!. Yah, saya gamau sok2an sih. Tapi saya tidak memproduksi polusi dengan berjalan kaki. Paling memproduksi polusi bau kesang. hehehe

Tips ketika berniat mau jalan kaki:
-Bawa minum dari rumah di tempat minum.
-Bawa Tissue
-Bawa permen atau snack ringan untuk dinikmati ketika kita cape dan numpang duduk sebentar di taman .
-Bwa payung takut tiba2 hujan.
-Pakai sepatu atau sendal yang nyaman
-Pake baju yang santai
-Hindari baju berwarna abu-abu kalau gamau keliatan kelek basah dan punggung basah. hehehe

Dan ini beberapa rute yang lumayan menguras keringat yang sudah saya lewati dengan pacar saya:
- dari Istana Plaza - Cihampelas - ITB
- dari BTC (Pasteur) - Setrasari Mall
- Ciwalk-ITB (sering. hehe)

Ayo semua kita jalan kaki!

0 comments:

Post a Comment