Thursday, May 20, 2010

omong-omong

sekedar pengumuman sekalipun ga ada yang mau tau biarin aja sekalian sombong, tapi naon deui.
saya udah jarang nulis blog. dikarenakan:
1. tidak ada bahan untuk nulis (bohong ketang. banyak padahal)
2. males sign ini nya, padahal udah 'remember me' tp gitu2 aja, mesti nulis email lagi, dan saya malas.
3. saya lagi uas dan ini uas semester genap. sebenernya sama aja kaya uas ganjil. tapi semangatnya beda. karena semester genap selalu digoda dengan iming2 libur 3 bulan. dan keburu jenuh kuliah, pengennya.. bobo-bobo siang.. bobo-bobo siang..
4. tugas dengan embel2 syarat UAS sangatlah menyita waktu saya, bahkan menyita waktu tidur sampai buang hajat sekalipun.
5. Laptop saya semakin rontok keyboardnya. gatau kenapa. eh tau deng, soalnya laptop saya sudah genap 5 tahun. pengennya sih ganti MacBook. hahahah. ngarep. tapinya saya ngerasa dosa banget udah ngabisin uang ayah ibu buat tugas dan permasalahan hidup saya lainnya.

ya. intinya. sekarang pun saya lagi nugas tp tiba2 kangen ngeblog. dan harus nugas lagi. (cieeee. cewe sibuk. switswiiiiw! WTF)

nitey!

Sunday, March 28, 2010

Hello-Goodbye

Hello, hello! I don't know why you say goodbye I say hello!
-Hello Goodbye- The Beatles

Sebenernya situasi "Hello-Goodbye" itu sering sekali kejadian di kehidupan sehari-hari. Seperti contohnya, kita papasan sama orang yang kita kenal. Terus kita nyapa, "Hei!", "Halo!", "Duluan ya! ada kuliah!", "Ok! Bye!". Mungkin contoh sederhananya seperti itu. Tapi dimana ada kata "Hello", well there'll be a "goodbye" too.

Saya sadar kok. Sesadar-sadarnya. Situasi ini emang harus ada dan ga bisa dihindari. Yah, seperti kehidupan dan kematian. Suatu saat nanti, saat yang saya gatau tepatnya itu kapan, semua pertemuan yang pernah saya alami selama hidup saya, itu semua akan berakhir dengan perpisahan. Perpisahan itu menyakitkan kan? Yah, walaupun kamu bilang itu sebuah jalan terbaik, kadang apa yang terbaik untuk kita bukanlah yang kita inginkan. Dan tidak mendapatkan apa yang kita inginkan kadang membuat kita merasa... mmmmmm.. kesel?

Tapi yah itulah. Perpisahan ataupun akhir, kadang menjadi suatu permulaan yang baru dan teka-teki baru. Setelah kita menemui kata akhir, atau pisah, kita akan bertemu suasana yang baru. Dengan pikiran yang baru. Hati yang baru. Dan orang-orang yang baru. Lalu si hukum hello-goodbye itu memang akan terus berlaku sampai Allah tidak memberlakukannya lagi. Setelah kita bertemu dengan hal baru, dan sudah mengucapkan "hello", lagi-lagi si "goodbye" harus memisahkan kita dengan mereka. Setelah itu silahkan kamu baca terus-terusan paragraf ini sampai kamu bosan.

Bosan?

Apa memang hidup begitu membosankan dengan pola yang sebenarnya sudah kita tau?
Ada pertemuan ada pula perpisahan.
Ada kesenangan ada pula kesedihan.
Ada kelahiran ada pula kematian.

Kita sudah tahu kan? Kalau hidup memang seperti itu polanya?

Tapi hidup ternyata tidak sesederhana itu. Polanya memang itu-itu saja. Tapi proses, cara, dan usaha kita yang membuat hidup tidak se-membosankan itu. sama halnya seperti mengerjakan Olah Tenun. Polanya sih gitu-gitu aja. Tapi kita harus memasukkan puluhan benang satu per satu ke dalam cucukan dan sisir pada alat tenun untuk membuat kain yang indah. (sekalian curhat tugas Olah Tenun. hehe)

Orang yang meninggalkan kita biarlah berlalu.
Kita akan bertemu orang baru.
Orang baru ini merupakan suatu kotak kejutan untuk kita.
Kita semua suka kejutan, sama halnya seperti Ibu saya sangat suka Kinder Joy karena pengen tau isi hadiah di dalamnya.
Itu yang membuat hidup kita tidak begitu bosan.

Good Bye is the New Hello! so don't look back!

Friday, February 19, 2010

bad day

ini hari terburuk yang pernah saya alami sepanjang hidup saya
gimana ngga!
saya beresiko dapet nilai D, IP semester ini rusak, dan yang paling buruk saya bisa aja di DO!!
OH MY GOD!. OH MON DIEU! YA ALLAH! OMIJOD!
saya males nyeritainnya. pokonya ini masalah teknis doang yang fatal! ARRRRRRRGGGGGGHHHH!
amit2 ya Allaaaaah, saya masih mau kuliah di ITB :(
saya ga pernah se-nggak-tenang ini.
Disamping perkuliahan, percintaan saya juga kacau.
Aduh saya juga males cerita kenapa.
Dan saya juga ga bisa mikir harus gimana. Whatsoever banget otak saya udah stuck.
Disamping itu lagi. Laptop saya rusak kacau parah. Touchpad udah ga oke sensor nya jadi ngaco banget gerakin kursor. Keyboardnya udah coplok2 akibat kebarbaran saya dan CHARGERnya yang BARU SAJA DIKASIH OLEH AYAH saya tadi patah waktu saya cabut dari laptop!
YAAAMPUUUUUN!!!!!!!!!!!!!
Terus2 si Hp Xperia saya udah ga ngerti lagi ngehangnya. Udah ke Sony Ericsson yang berujung bencana, ternyata masih aja hp saya suka ngehang!
Ditambah lagi keluarga saya kena musibah. Astagfrullaaaah... ini teh kenapa sih!
Ini kayanya gara2 saya males solat deh! Iya deh kayanya!
Aduuuh ya Allah.. Mungkin ini caramu untuk menyadarkan saya.. Ya Allah, bimbinglah saya ke jalan yang benaaar, ya Allah, ampuni dosa-dosa hambaaa.. Amiiiiiiiiiin..
Sumpaaaaaah ga tenang supeeeeeeeeeer!

Seberapa PANTAS

Seberapa pantaskah kau untuk kau tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk slalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi buruku
Mampukah kita bertahan disaat kita jauh

Seberapa hebat kau untuk kubanggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk slalu kuandalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan disaat aku bimbang

Wednesday, February 17, 2010

Wanted.

kenapa ya kadang hasrat posting blog datang 3x lipat lebih besar di saat2 saya lagi emo me?
padahal saya ga sepathetic itu kok. maksud saya, saya punya temen juga buat curhat, buat cerita, buat dimintain solusi. Tapi tetep aja, blog saya menjadi pilihan juga untuk cerita.
saya cuma bingung. sebagai seorang yang terdeteksi melankolis, saya pun banyak memikirkan hal-hal yang mungkin tidak seharusnya saya pikirkan. (ya daripada pusing harusnya gausah terlalu dipikirin kan?)
Jadi inilah point-point pertanyaan yang ada di benak saya (ciee benak sebenernya benak tuh dimana sih? hati apa pikiran? hahaaha. ketawan gobloknya.)
1. Apakah saya diinginkan?
2. Apakah saya diinginkan?
3. Apakah saya diinginkan?

ya. sebenernya cuma berawal dari

APAKAH SAYA DIINGINKAN?

gatau. ya, saya bakal cari tau sendiri sih.
Tapi dari 1 pertanyaan itu, sebenernya dilatar belakangi banyak hal yang mungkin baru saya sadari.
Kenapa sih bla bla bla bla
Kenapa sih kok lalalala
Kenapa kalau saya gini wkwkwkwkwk (naooon)
Yah pokonya banyak pertanyaan kenapa kenapa kenapa yang akhirnya saya pusing sendiri karena banyak bertanya pada diri sendiri dan bertanya juga pada Tuhan (Kata Captain John dosen Lukis Sutera saya, dia bilang, "carilah sumber sebanyak-banyaknya untuk tugas ini, kalau perlu tanya Tuhan masing-masing, siapa tahu nanti dijawab lewat mimpi.") akhirnya saya singkat semua pertanyaan itu menjadi satu.

APAKAH SAYA DIINGINKAN?

coba biar saya cari tahu sendiri deh. dengan cara saya.
kira2 kalau saya menghilang, apakah saya akan tetap dicari?
mungkin disms.
ditelepon.
ditanyain lewat temen.
nyari saya di google -.-
(blah! standar)
disamperin ke rumah.
dilaporin ke polisi.
dicari sama Manggala lewat TERMEHEK-MEHEK
dibikin thread di kaskus "Gan, ane nyari cewe ane nih.. Semoga ada nais inpoh dari agan-agan semua."
atau ada poster fotokopian yang isinya foto saya yang diambil dari facebook (terus dikiranya saya korban penculikan lewat facebook. terus poster saya masuk di berita2 tv nasional sambil si pembawa beritanya ngomong, "LAGI-LAGI, KORBAN PENCULIKKAN LEWAT FACEBOOK.." eh sadar ga sih, kalau pembawa berita udah ngomong lagi-lagi, kesannya mereka udah bosen ya sama berita begituan? lah tapi dibahas terus!)

ya. saya cuma pengen tau apakah saya diinginkan? atau kalau saya hilang, ternyata malah meringankan beban dan langsung party azek?

Oh. gatau. mari kita lihat hasilnya.


Kadang-kadang saya jadi pengen foto saya terpampang dimana-mana dengan tulisan WANTED.
itu berarti saya dicari dan diinginkan. :(
 

 

Serendipity


In my opinion, the best thing you can do is find a person who loves you for exactly what you are. Good mood, bad mood, ugly, pretty, handsome, what have you, the right person is still going to think the sun shines out your ass. That’s the kind of person that’s worth sticking with.
Juno

Copied from my friend's Tumblr, Ghina