Saya lagi berkabung seberkabung-kabungnya. Udah lama saya ga nangis gara2 masalah ginian. Masalah yang seharusnya ga ada tapi tiba2 ada. Dan sebenarnya bukan masalah kalau ga dipermasalahkan. Memang selama ini ga pernah saya permasalahin, tapi lama2 situasi ngebuat saya harus mempermasalahkannya. Atau memang hati saya juga yang udah ga kuat.
Ini bukan tentang percintaan saya, bukan, bukan tentang pacar saya. Jadi jangan pernah mikir ini tentang masalah cinta-cintaan.
Saya cuma kesel ngerasa kaya gini. Ngerasa ga dihargain. Ngerasa disepelein. Ngerasa ga dianggap. Bukan saya mau dikasih penghargaan atau dianggap gimana gitu. Tapi orang bodoh juga tau maksud saya apa. Setidaknya hidup itu HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
HARUS PUNYA MANNER UNTUK MEMPERLAKUKAN ORANG LAIN
Tuesday, July 13, 2010
Wednesday, July 7, 2010
kisah minimarket
Suatu siang panas di Al*amart
Diza: Mbak, ada tolak angin ga?
Doi: Wah adanya antangin tuh mbak..
Diza: Kalau Panadol yang ijo?
Doi: Sama mbak, ngga ada juga. Coba di cek ke sebelah sana mbak.. (sambil menunjuk ke luar ke arah kiri.)
Diza: Kemana mbak?
Doi: Itu mbak ke Yom*rt di sebelah.
Diza: -_-" oke
Diza: Mbak, ada tolak angin ga?
Doi: Wah adanya antangin tuh mbak..
Diza: Kalau Panadol yang ijo?
Doi: Sama mbak, ngga ada juga. Coba di cek ke sebelah sana mbak.. (sambil menunjuk ke luar ke arah kiri.)
Diza: Kemana mbak?
Doi: Itu mbak ke Yom*rt di sebelah.
Diza: -_-" oke
Thursday, July 1, 2010
Tuhan pun Menjawab :D
Ih baru aja yah saya ngeposting barusan dan berkeluh kesah ttg pertemanan.. trs tiba2 saya iseng ngebuka blog sahabat sejati saya Audhea Barvianti. Daaaaan harus tau apa yang dia tulis!
WHOAAA! ampir nangis deh bacanya, super terharu.
Dan saya merasa sangat kurang ajar karena kurang bersyukur.
HELLO ZAAA GA SEMUA ORANG PUNYA SOSOK SAHABAT YANG UDAH SEJATI EDAN LAHIR BATIN LOOHHH!
GA SEMUA ORANG PUNYA SOSOK SAHABAT YANG SETULUS INI LOH!
GA SEMUA ORANG PUNYA SESEORANG YANG BAKAL TERIMA KITA APA ADANYA DAN GA PERNAH NYAKITIN KITA GA PERNAH BIKIN MASALAH YANG ADA MALAH NYELESAIN MASALAH.
APALAGI DI UMUR SEGINI DAN SITUASI SEPERTI INI, KAYANYA UDAH BANYAK YANG FAKE!
Aaaaah.. Saya sangat bersyukuur, makasih ya Allah udah mempertemukan saya sama Dhea.
Jaga Dhea baik-baik ya Allah! :)
DIZA DIANDRA hmmm. wanita yang satu ini memang super. saya uda temenan sama dia dari kelas 1 SD dan saya nyesel. nyesel kenapa kita ga dilahirin jadi sodara kembar aja? hahahahaha.
buat saya seberapa pun jauh jarak tempat kita menuntut ilmu ga akan berhasil buat misahin kita. sebarapa banyak kegiatan kita masingmasing ga akan bisa buat kita ga saling peduli. dan seberapa baiknya temen baru kita dia selalu punya tempat terbaik di hati saya.
kadang saya ngerasa dia itu seorang cenayang yang tau katakata apa yang harus dia keluarin buat bikin saya tenang. setiap saran masukan nasehat atau bahkan sekedar lawakan dia selalu sukses bikin saya feeling better. saya sangat beruntung punya sesosok makhluk semok ini di kehidupan saya. mulai dari saya belum ngerti apa2 tentang cowo terus saya mulai suka sukaan sama cowo ampe saya punya pacar dan sekarang sampe saya ga punya pacar dia masih ada looh di dalam hidup saya. dia emang ga selalu tepat ada di samping saya. tapi dia ada di dalam hati saya. aw aw saya romantis banget yaa.
saya jadi inget waktu itu dia pernah bilang dia pengen banget pergi ke paris sekolah di sana dan punya karir di sana dan yang harus kalian tau SAYA NANGIS. saya langsung bayangin akan seberapa sulitnya komunikasi kita. hahahahaha. padahal kan waktu itu dia lagi cerita tentang citacitanya aja. konyol.
she is my moodbooster and my painkiller
WHOAAA! ampir nangis deh bacanya, super terharu.
Dan saya merasa sangat kurang ajar karena kurang bersyukur.
HELLO ZAAA GA SEMUA ORANG PUNYA SOSOK SAHABAT YANG UDAH SEJATI EDAN LAHIR BATIN LOOHHH!
GA SEMUA ORANG PUNYA SOSOK SAHABAT YANG SETULUS INI LOH!
GA SEMUA ORANG PUNYA SESEORANG YANG BAKAL TERIMA KITA APA ADANYA DAN GA PERNAH NYAKITIN KITA GA PERNAH BIKIN MASALAH YANG ADA MALAH NYELESAIN MASALAH.
APALAGI DI UMUR SEGINI DAN SITUASI SEPERTI INI, KAYANYA UDAH BANYAK YANG FAKE!
Aaaaah.. Saya sangat bersyukuur, makasih ya Allah udah mempertemukan saya sama Dhea.
Jaga Dhea baik-baik ya Allah! :)
teman tapi teman
Apa ada kadarnya untuk mengatakan bahwa ini "teman saya atau ini sahabat saya"?
Bagaimanakah kadarnya?
Apakah memang ada perhitungannya?
Memang ada standarnya supaya bisa disebut teman?
Apa ada syaratnya mungkin?
Saya hanya merasa kehilangan seorang atau mungkin beberapa teman.
:(
Bagaimanakah kadarnya?
Apakah memang ada perhitungannya?
Memang ada standarnya supaya bisa disebut teman?
Apa ada syaratnya mungkin?
Saya hanya merasa kehilangan seorang atau mungkin beberapa teman.
:(
Saturday, June 19, 2010
Antara manusia dengan manusia dengan Tuhan
Mari kita baca satu kalimat klise yang pasti kita semua pernah mendengarnya:
Tidak ada manusia yang sempurna
Ya, semua orang tau itu. Kita pasti punya kekurangan dan kelebihan, kita pasti pernah berbuat dosa dan mendapatkan pahala. Kita diciptakan Tuhan memang seperti ini. Memang tidak sempurna. Tapi sesuatu itu bisa menjadi sempurna ketika antara manusia dengan manusia bisa saling melengkapi. Saling menutupi kekurangan, saling memberikan kebaikan, sehingga pasti semua terasa sempurna.
Kalian tahu? Berat rasanya ketika kita telah merasa tepat menemukan seseorang sebagai pelengkap hidup kita, dan kita sudah jatuh cinta dengannya, namun seiring waktu berjalan, kita mulai menuntut lebih. Bukan saling melengkapi, tetapi saling menuntut. Kita menginginkan manusia tersebut sesuai seperti apa yang kita inginkan. Padahal, sekali lagi. Tidak ada manusia yang sempurna. Memang apa yang kita dapat belum tentu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ketika manusia bersikeras dengan prinsip mereka masing-masing yang sangatlah berlawanan, pada saat itu si "cinta" berjuang mati-matian agar hubungan dua manusia ini tetap bertahan. Bila bukan karena cinta pasti sudahi saja tanpa pikir panjang. Iya kan?
Aku berharap dia akan berubah.
Dan dia berharap aku yang berubah.
Kalau sudah seperti ini, Tuhan-lah yang memberi tahu siapa "pemenangnya" dan siapa yang "kalah". Atau "seri" mungkin?
Tuhan yang kusebut Allah, aku ingin dekat denganMu.
Tidak ada manusia yang sempurna
Ya, semua orang tau itu. Kita pasti punya kekurangan dan kelebihan, kita pasti pernah berbuat dosa dan mendapatkan pahala. Kita diciptakan Tuhan memang seperti ini. Memang tidak sempurna. Tapi sesuatu itu bisa menjadi sempurna ketika antara manusia dengan manusia bisa saling melengkapi. Saling menutupi kekurangan, saling memberikan kebaikan, sehingga pasti semua terasa sempurna.
Kalian tahu? Berat rasanya ketika kita telah merasa tepat menemukan seseorang sebagai pelengkap hidup kita, dan kita sudah jatuh cinta dengannya, namun seiring waktu berjalan, kita mulai menuntut lebih. Bukan saling melengkapi, tetapi saling menuntut. Kita menginginkan manusia tersebut sesuai seperti apa yang kita inginkan. Padahal, sekali lagi. Tidak ada manusia yang sempurna. Memang apa yang kita dapat belum tentu sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ketika manusia bersikeras dengan prinsip mereka masing-masing yang sangatlah berlawanan, pada saat itu si "cinta" berjuang mati-matian agar hubungan dua manusia ini tetap bertahan. Bila bukan karena cinta pasti sudahi saja tanpa pikir panjang. Iya kan?
Aku berharap dia akan berubah.
Dan dia berharap aku yang berubah.
Kalau sudah seperti ini, Tuhan-lah yang memberi tahu siapa "pemenangnya" dan siapa yang "kalah". Atau "seri" mungkin?
Tuhan yang kusebut Allah, aku ingin dekat denganMu.
Thursday, June 17, 2010
Mimpi Sepotong
Pernah ga kalian ngalamin yang namanya mimpi sepotong? Alias lagi rame2 mimpi, tiba2 kebangun dan penasaran endingnya? PASTI PERNAH!
Saya sering banget merasakan yang namanya mimpi sepotong, tapi bukan sepotong gara2 kebangun, melainkan ganti mimpi! ARRGGGGHHH! Saya gatau. Apa otak saya teh terlalu kreatif (HA! meni geuleuh), atau loba teuing pikiran, tapi dalam satu malam saya bisa mimpi bagaikan film pendek annoying orange 10 episode. Seperti kemaren malem, saya mimpi (tapi agak lupa) pergi sama senior saya (perempuan dan galak pada masa jabatannya menjadi tatib), naik kereta apa jet coaster gitu. Kita teh kaya dkejar2 sama mafia (akibat nonton film KALA. padahal ga ada mafianya da yeey!). Terus tiba2 kita jadi akrab, udah gitu saya bilang ke si senior mendadak baik yang kita sebut saja namanya Neneng.
D: Neng, tau ga sih waktu saya TPB saya takut pisan sama kamu!
N: Iya apa? Hahahaha, rasanya gue ga galak2 amat deh pas natibin angkatan lo!
D: Beneran, tapi sekarang beda bgt ternyata!
N: Iya, kita bisa jadi sahabat sejati ya!
D: Iya!
Lalu scene selanjutnya pun tiba2 si Neneng mengeluarkan buku Diary Hello Kitty dari sakunya dan menulis:
"Hari ini aku dan Diza mulai bersahabat. Best Friend Forever"
NAOOOON PISAAAN!
Maaf kalian harus melihat mimpi cheesy saya. Tapi setelah itu saya lupa apa kelanjutannya mimpi tersebut dan mulai berganti ke mimpi lainnya yang saya ga inget mimpi apaan.
Saya sering banget merasakan yang namanya mimpi sepotong, tapi bukan sepotong gara2 kebangun, melainkan ganti mimpi! ARRGGGGHHH! Saya gatau. Apa otak saya teh terlalu kreatif (HA! meni geuleuh), atau loba teuing pikiran, tapi dalam satu malam saya bisa mimpi bagaikan film pendek annoying orange 10 episode. Seperti kemaren malem, saya mimpi (tapi agak lupa) pergi sama senior saya (perempuan dan galak pada masa jabatannya menjadi tatib), naik kereta apa jet coaster gitu. Kita teh kaya dkejar2 sama mafia (akibat nonton film KALA. padahal ga ada mafianya da yeey!). Terus tiba2 kita jadi akrab, udah gitu saya bilang ke si senior mendadak baik yang kita sebut saja namanya Neneng.
D: Neng, tau ga sih waktu saya TPB saya takut pisan sama kamu!
N: Iya apa? Hahahaha, rasanya gue ga galak2 amat deh pas natibin angkatan lo!
D: Beneran, tapi sekarang beda bgt ternyata!
N: Iya, kita bisa jadi sahabat sejati ya!
D: Iya!
Lalu scene selanjutnya pun tiba2 si Neneng mengeluarkan buku Diary Hello Kitty dari sakunya dan menulis:
"Hari ini aku dan Diza mulai bersahabat. Best Friend Forever"
NAOOOON PISAAAN!
Maaf kalian harus melihat mimpi cheesy saya. Tapi setelah itu saya lupa apa kelanjutannya mimpi tersebut dan mulai berganti ke mimpi lainnya yang saya ga inget mimpi apaan.
TAKUT!
kakiku berjalan cepat
seiring keringat dan hati yang berdebar
kutambahkan kecepatan hingga aku berlari
aku tidak dikejar hantu
AKU BUKAN TAKUT
gelap
aku duduk
tanganku berkeringat
gemetar
tapi aku bukan ketakutan
AKU BUKAN TAKUT
adrenalin terus bertambah
kumengetuk kulit imitasi dengan jari
kulihat jam tangan sesekali
aku ngin cepat keluar dari sini
AKU BUKAN TAKUT
membuka cermin bulat yang kubawa
melapis sedikit bedak
memulas bibir sedikit memberi warna
Menutupi air wajah yang pucat pasi
AKU BUKAN TAKUT
sampai pada tempat yang kutuju
nafasku masih terpenggal
lensaku memburam
ya Tuhan aku lelah
kubawa segenap kebahagiaan yang kupunya
kukerahkan seluruh senyum dibalik letih
kuusap keringatku di sela-sela rambutku
lalu matanya melotot
Aku diam
AKU TAKUT
seiring keringat dan hati yang berdebar
kutambahkan kecepatan hingga aku berlari
aku tidak dikejar hantu
AKU BUKAN TAKUT
gelap
aku duduk
tanganku berkeringat
gemetar
tapi aku bukan ketakutan
AKU BUKAN TAKUT
adrenalin terus bertambah
kumengetuk kulit imitasi dengan jari
kulihat jam tangan sesekali
aku ngin cepat keluar dari sini
AKU BUKAN TAKUT
membuka cermin bulat yang kubawa
melapis sedikit bedak
memulas bibir sedikit memberi warna
Menutupi air wajah yang pucat pasi
AKU BUKAN TAKUT
sampai pada tempat yang kutuju
nafasku masih terpenggal
lensaku memburam
ya Tuhan aku lelah
kubawa segenap kebahagiaan yang kupunya
kukerahkan seluruh senyum dibalik letih
kuusap keringatku di sela-sela rambutku
lalu matanya melotot
Aku diam
AKU TAKUT
Subscribe to:
Posts (Atom)