2009 akan beranjak ke 2010. saya kadang-kadang heran. mengapa saya merayakan tahun baru. padalah hari 31 desember dan keesokan harinya tanggal 1 januari sama saja seperti hari-hari biasanya. tidak tiba2 di rumah berubah jadi futuristik, atau mendadak ada UFO dateng ke rumah, atau tiba-tiba saya bisa terbang. enggak gitu juga sih. hehe. yah pokonya sebenernya kalo ga ada embel-embel tahun baru, pasti biasa aja sih sebenernya. tapi yaudahlah yaa. rame juga ngerayain taun baru sama keluar atau teman-teman ataupun dengan yang terkasih. hmmmmmm. hehe.
bosen sih ya liat semuanya nulis resolusi2. tapi sebenernya saya juga pengen nulis! hahahaha. ah tapi intinya resolusi semua orang kan pengen lebih baik dari tahun2 sebelumnya. ya kan?
lebih baik saya mereview. apa point-point penting yang udah saya capai di 2009.
1. masuk kriya!
seneng banget. tugas2nya awal-awal semangat ngerjain. kesini-sini walaupun semangat tapi ga beres-beres saking banyaknya. -_-
2. bisa nyetir mobil!
tapi harus ditemenin Mang Deden. haha. abis saya belum berani sendiri, secara motor dan angkot suka bikin emosi dan buat saya lepas stir mobil, ngerem, terus pundung dulu beberapa detik.
3. nonton konser bareng pacar!
azeeeek. saya nonton All American Rejects berdua. hehehe.
4. bisa ngerajut
ah engga deng ini biasa aja. haha.
5. dapet gaji pertama!
bantu-bantuin face painting. lumayaan, bisa beli American Favorite dengan stuffed crust ukuran large 4 biji.
6. bikin tas sendiri, baju sendiri, sepatu sendiri!
wajar deng. haha. ya namanya juga tugas. tapi jadi kebanggaan tersendiri aja. :p
SUMPAHLAH GA ADA LAGI????
ih parah. saya mendadak merasa tidak berguna hidup di tahun 2009 ini. :(
semoga di taun 2010 point-point di atas berkembang. amiiiiiin!
Wednesday, December 30, 2009
Monday, December 21, 2009
virus
entah kenapa akhir-akhir ini saya makin merasa lemahnya orang-orang dan mudahnya mereka terkena virus.
inget satu cerita di doraemon "cairan pembuat virus" kalo tidak salah itu judulnya.
dimana Nobita dengan nakalnya membuat virus "rok mini" untuk perempuan, dan ketika virus itu ditebar, keesokan harinya hampir seluruh perempuan di sekitarnya memakai rok mini.
Dan saya bosan melihat dengan mudahnya orang-orang terkena virus.
Dan saya heran mengapa orang ingin berbeda dan akhirnya malah jadi seragam.
Dan saya benci ketika apa yang saya lakukan ternyata tiba-tiba menjadi virus itu sendiri.
Dan saya bukan ingin beda sendiri, tapi saya ingin menunjukan saya kuat dan saya tidak mudah tertular virus-virus.
Kalian* bisa mengomentari saya ini itu karena saya tidak terkena virus.
Maka saya juga boleh mengatakan kalian. LEMAH!
(* tentu tidak akan saya sebut namanya. karena saya masih punya tata krama dan bukan berarti saya munafik.)
inget satu cerita di doraemon "cairan pembuat virus" kalo tidak salah itu judulnya.
dimana Nobita dengan nakalnya membuat virus "rok mini" untuk perempuan, dan ketika virus itu ditebar, keesokan harinya hampir seluruh perempuan di sekitarnya memakai rok mini.
Dan saya bosan melihat dengan mudahnya orang-orang terkena virus.
Dan saya heran mengapa orang ingin berbeda dan akhirnya malah jadi seragam.
Dan saya benci ketika apa yang saya lakukan ternyata tiba-tiba menjadi virus itu sendiri.
Dan saya bukan ingin beda sendiri, tapi saya ingin menunjukan saya kuat dan saya tidak mudah tertular virus-virus.
Kalian* bisa mengomentari saya ini itu karena saya tidak terkena virus.
Maka saya juga boleh mengatakan kalian. LEMAH!
(* tentu tidak akan saya sebut namanya. karena saya masih punya tata krama dan bukan berarti saya munafik.)
.
love you forever and forever love you with all my heart
love you whenever we're together love you when we're apart
love you whenever we're together love you when we're apart
Saturday, December 12, 2009
Tuesday, December 8, 2009
seni rupa = jago gambar
meh! salah besar ah kayanya! kok saya ngga jago gambar ya?
pikiran ini muncul ketika mata kuliah Olah Rajut. Sudah sekian lama saya ngga menggambar, ya, menggambar. entah menggambar apapunlah. dan terutama menggambar proporsi manusia. Di mata kuliah itu, tiba2 dosen kami:
Ibu Ken: Semuanya, sekarang coba gambar 2 ilustrasi fesyen di kertas. Dikumpulkan. Cepet ya. 15 menit cukup kan? saya liat gambar kalian kok jelek-jelek ya di portofolio. kaya bukan gambaran anak SR aja.
BEEEN! otak saya mentok. kalian tau kan gambar ilustrasi fesyen, yang keliatan-ngasal-tapi-bagus -dan terlihat mudah?
ternyata susah kawan2. bagi saya susah sih. abis pas ngegambar, tiba-tiba tangan saya kaku kaya anak teknik fisika yang ga pernah gambar disuruh gambar suasana dalam 100 menit. sial.
pertama-tama gambar saya berserabut, buluan, karena garisnya berulang-ulang dan pendek-pendek, dan terputus2. alhasil saya hapus, dan ternyata penghapusnya Arul kayanya udah ga pernah dipake sehingga bukannya menghapus bersih, tapi malah menghitamkan, apalagi saya pakai pensil 6B punya Arul yang jelas-jelas susah dihapus pastinya. Akhirnya saya ulanglah gambarnya.
Dan super seadanya. Itu juga sambil nginget-nginget gambar ilustrasi fesyen yang saya buat di portofolio olah rajut. Ya, saya nyalin orangnya dari majalah (maklum, kan belum diajarin jugaaa).
Setelah dikumpulin, Bu Ken bilang ke semua anak-anak di kelas. "ya, lumayan. ada yang udah bagus.. kalau terdesak baru bisa gambar ya kalian. ya lain kali gambar tu ya selayaknya anak seni rupa lah. seni rupa itb."
DANG! mungkin gambar sayalah yang selama ini ibu bilang sebagai gambar yang tidak layak bagi seni rupa. seni rupa itb. ah tapi mungkin ga layak juga di seni rupa universitas cililin.
sudahlah beres kelas hari itu. dan portofolio yang sudah dinilai pun dibagikan.
yes! dapet 88! ;)
terus saya liat-liat kembali. hihi. seneng.
tapi tiba-tiba.
di satu lembar, ada gambar maha indah dan maha bagus yang tergambar dan saya ga ingat kapan saya gambar itu.
tentu saya ga inget. orang bukan saya yang gambar.
ternyata saudara saudari, itu adalah gambaran Bu Ken. yang digambar tepat di sebelah ilustrasi fesyen yang saya buat dan seandainya gambar itu hidup saya yakin ada kesenjangan sosial di antara mereka berdua dan gencet-gencetan seperti jaman SMA.
gambar Bu Ken: "heh! kok lo jelek banget sih! pletat pletot, ceking kaya tiang listrik, bajunya juga ga jelas! liat gue dong!"
gambar Diza: "iya, iya.. maafin teh.."
langsung menyadari. kayanya tadi Bu Ken nyuruh gambar ilustrasi fesyen di kelas, kayanya terinspirasi setelah melihat gambar ilustrasi fesyen yang saya buat yang sok-sok nyeni, dan sok sok bagus, dan sok sok asal.
Jadi pengen belajar bikin ilustrasi fesyen! sebenernya ada mata kuliahnya sih nati, di tingkat 3 kalo ga salah.
hmmmm.. beberapa foto ilustrasi fesyen yang saya bilang keliatan-ngasal-tapi-bagus -dan terlihat mudah.


pikiran ini muncul ketika mata kuliah Olah Rajut. Sudah sekian lama saya ngga menggambar, ya, menggambar. entah menggambar apapunlah. dan terutama menggambar proporsi manusia. Di mata kuliah itu, tiba2 dosen kami:
Ibu Ken: Semuanya, sekarang coba gambar 2 ilustrasi fesyen di kertas. Dikumpulkan. Cepet ya. 15 menit cukup kan? saya liat gambar kalian kok jelek-jelek ya di portofolio. kaya bukan gambaran anak SR aja.
BEEEN! otak saya mentok. kalian tau kan gambar ilustrasi fesyen, yang keliatan-ngasal-tapi-bagus -dan terlihat mudah?
ternyata susah kawan2. bagi saya susah sih. abis pas ngegambar, tiba-tiba tangan saya kaku kaya anak teknik fisika yang ga pernah gambar disuruh gambar suasana dalam 100 menit. sial.
pertama-tama gambar saya berserabut, buluan, karena garisnya berulang-ulang dan pendek-pendek, dan terputus2. alhasil saya hapus, dan ternyata penghapusnya Arul kayanya udah ga pernah dipake sehingga bukannya menghapus bersih, tapi malah menghitamkan, apalagi saya pakai pensil 6B punya Arul yang jelas-jelas susah dihapus pastinya. Akhirnya saya ulanglah gambarnya.
Dan super seadanya. Itu juga sambil nginget-nginget gambar ilustrasi fesyen yang saya buat di portofolio olah rajut. Ya, saya nyalin orangnya dari majalah (maklum, kan belum diajarin jugaaa).
Setelah dikumpulin, Bu Ken bilang ke semua anak-anak di kelas. "ya, lumayan. ada yang udah bagus.. kalau terdesak baru bisa gambar ya kalian. ya lain kali gambar tu ya selayaknya anak seni rupa lah. seni rupa itb."
DANG! mungkin gambar sayalah yang selama ini ibu bilang sebagai gambar yang tidak layak bagi seni rupa. seni rupa itb. ah tapi mungkin ga layak juga di seni rupa universitas cililin.
sudahlah beres kelas hari itu. dan portofolio yang sudah dinilai pun dibagikan.
yes! dapet 88! ;)
terus saya liat-liat kembali. hihi. seneng.
tapi tiba-tiba.
di satu lembar, ada gambar maha indah dan maha bagus yang tergambar dan saya ga ingat kapan saya gambar itu.
tentu saya ga inget. orang bukan saya yang gambar.
ternyata saudara saudari, itu adalah gambaran Bu Ken. yang digambar tepat di sebelah ilustrasi fesyen yang saya buat dan seandainya gambar itu hidup saya yakin ada kesenjangan sosial di antara mereka berdua dan gencet-gencetan seperti jaman SMA.
gambar Bu Ken: "heh! kok lo jelek banget sih! pletat pletot, ceking kaya tiang listrik, bajunya juga ga jelas! liat gue dong!"
gambar Diza: "iya, iya.. maafin teh.."
langsung menyadari. kayanya tadi Bu Ken nyuruh gambar ilustrasi fesyen di kelas, kayanya terinspirasi setelah melihat gambar ilustrasi fesyen yang saya buat yang sok-sok nyeni, dan sok sok bagus, dan sok sok asal.
Jadi pengen belajar bikin ilustrasi fesyen! sebenernya ada mata kuliahnya sih nati, di tingkat 3 kalo ga salah.
hmmmm.. beberapa foto ilustrasi fesyen yang saya bilang keliatan-ngasal-tapi-bagus -dan terlihat mudah.


Taoism
The Way is like an empty vessel
That yet may be drawn from
Without ever needing to be filled.
It is botomless; the very progenitor
of all things in the world.
In it all sharpness is blunted,
All tangles is untied,
All glare tempered,
All dust smoothed,
It is like a deep pool that never dries.
(There was) something mysteriously formed,
Born before heaven and earth..
Perhaps it is the mother of ten thousand things.
I do not know its name.
Call it Tao.
Tentu saya tidak menganut atau meyakini atau apalah itu dengan Taoism.
Tapi saya hanya suka ketika itu dituangkan dalam kata-kata seperti di atas.
Seperti bisa merasakan setiap katanya.
Seperti mengerti maknanya.
Seperti tau apa artinya.
Padahal saya tidak tahu sama sekali.
Sunday, December 6, 2009
mayday mayday!
ini yang harus saya kerjakan dan semuanya dikumpulkan pada bulan januari atau UAS
1. video showreel untuk matkul Image Analysis
2. produk untuk matkul Image Analysis
3. menyablon kain untuk matkul Pengetahuan Bahan Tekstil
4. translate, artikel, dll untuk Sejarah Kriya
5. portofolio untuk Bagan Teknik Tekstil
6. produk rajutan untuk matkul Olah Rajut
7. produk makrame untuk matkul Olah Rajut
SELAMAT MENGERJAKAN TUGAS UAS YAH YOU GUYSSSSSSS!!!!!!
:|
1. video showreel untuk matkul Image Analysis
2. produk untuk matkul Image Analysis
3. menyablon kain untuk matkul Pengetahuan Bahan Tekstil
4. translate, artikel, dll untuk Sejarah Kriya
5. portofolio untuk Bagan Teknik Tekstil
6. produk rajutan untuk matkul Olah Rajut
7. produk makrame untuk matkul Olah Rajut
SELAMAT MENGERJAKAN TUGAS UAS YAH YOU GUYSSSSSSS!!!!!!
:|
Subscribe to:
Posts (Atom)